Dalam banyak perusahaan, pengelolaan SDM masih dilakukan secara manual menggunakan spreadsheet, pesan chat, atau formulir tanda tangan fisik. Setiap kali ada pengajuan cuti, perhitungan lembur, atau perubahan gaji, HR harus memeriksa berlembar-lembar dokumen dan menyatukan data dari berbagai sumber. Akibatnya, pekerjaan administratif menumpuk dan fokus tim HR teralihkan dari hal yang sebenarnya paling penting — pengembangan manusia dan budaya kerja.
Dengan HRM, karyawan dapat lebih mandiri melalui portal self-service untuk mengajukan cuti, melihat slip gaji, dan memperbarui data pribadi tanpa harus menunggu HR. Tim HR pun dapat bekerja lebih cepat, akurat, dan strategis berkat data yang selalu rapi, real-time, dan mudah dianalisis. Hasil akhirnya, perusahaan memiliki sistem SDM yang efisien, transparan, dan mampu mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Semua aktivitas HR seperti absensi, cuti, payroll, hingga penilaian berjalan otomatis dan terintegrasi dalam satu sistem.
PPh21, BPJS, dan potongan gaji dihitung otomatis tanpa salah.
KPI, appraisal, dan rencana karier terpantau digital.
Ya. HRM kami mendukung struktur organisasi kompleks dengan jadwal fleksibel per lokasi. Semua data absen dan lembur otomatis terhitung sesuai aturan masing-masing cabang.
Bisa. Data kehadiran dari mesin langsung masuk ke sistem HRM tanpa proses impor manual. Bahkan jika offline, data akan disinkronkan begitu jaringan kembali aktif. Kami juga menyediakan mesin Time-Attendance untuk fingerprint dan face/iris recognition yang dapat terintegrasi dengan software HRM kami.
Sistem sudah menyesuaikan formula payroll dengan regulasi Indonesia termasuk BPJS, PPh21, dan tunjangan. Semua bisa dikustom sesuai kebijakan internal perusahaan. Slip gaji otomatis dikirim ke portal karyawan.
Ada. Karyawan bisa ajukan cuti, izin, lembur, dan lihat slip gaji dari smartphone. Semua pengajuan terekam, diaudit, dan langsung dikirim ke atasan untuk disetujui.
Data karyawan dienkripsi dan disimpan di server aman dengan backup otomatis harian. Role-based access memastikan hanya pihak berwenang yang dapat melihat atau mengubah data.