hjt

Supply Chain Management

Bisnis Anda Tumbuh, Tapi Rantai Pasoknya Masih Manual?

Ketika permintaan naik, rantai pasok yang tidak sinkron bisa jadi titik lemah. Pembelian tidak terencana, stok menumpuk di satu gudang dan kosong di gudang lain, sementara biaya logistik terus meningkat.

SCM menyatukan seluruh rantai pasok—dari forecasting, pengadaan, hingga distribusi—dalam satu alur yang transparan. Setiap perubahan permintaan langsung memengaruhi perencanaan pembelian dan pengiriman. Hasilnya: visibilitas penuh, kontrol biaya lebih baik, dan stok selalu tepat waktu di tempat yang benar.

Sentralisasi Data Pelanggan

Semua interaksi dan histori pembelian dalam satu tampilan terpadu—tidak ada lagi “data hilang di HP sales”.

Follow-Up Otomatis

Reminder otomatis, tahapan penjualan visual, dan analitik peluang yang bisa diukur kapan saja.

Data Penjualan Real-Time

Dashboard interaktif menampilkan performa tim, konversi, dan nilai prospek secara langsung.

Apa itu SCM dan kenapa penting untuk perusahaan?

SCM (Supply Chain Management) adalah sistem yang mengelola alur pengadaan, produksi, penyimpanan, distribusi, hingga pengiriman secara terintegrasi. SCM penting karena membantu perusahaan mengurangi biaya, mencegah kehabisan stok, mempercepat distribusi, dan meningkatkan visibilitas rantai pasok secara real-time.

SCM custom dibangun sesuai proses bisnis perusahaan, bukan dipaksa mengikuti template.
Keunggulannya:

 

  • Alur kerja mengikuti SOP internal

  • Mudah diintegrasikan dengan ERP, WMS, CRM, dan sistem existing

  • Fleksibel untuk skala dan perubahan bisnis

  • Tidak ada fitur mubazir yang memperlambat sistem

Ya. Kami membangun SCM berbasis kebutuhan industri, seperti:

  • Distribusi & FMCG

  • Manufaktur

  • Retail & gudang multi-lokasi

  • Proyek & konstruksi

 

Setiap industri memiliki logika supply chain yang berbeda, dan sistem kami dirancang spesifik, bukan generik.

Bisa. SCM kami dirancang API-ready dan dapat terhubung dengan:

  • ERP & akuntansi

  • Warehouse Management System (WMS)

  • POS & e-commerce

  • Sistem pihak ketiga (logistik, marketplace, IoT, dll)

 

Integrasi ini memastikan data mengalir otomatis tanpa input ganda.

Tergantung kompleksitas proses dan modul yang dibutuhkan.
Secara umum:

  • Analisa & desain: 1–2 minggu

  • Development & testing: 4–10 minggu

  • Go-live & training: 1–2 minggu

Hasilnya adalah sistem SCM yang siap tumbuh bersama bisnis Anda, bukan solusi sementara.